Tips Menjemput Jodoh dengan istikharah dan doanya

Apabila kita memiliki urusan atau keinginan baik itu kecil maupun besar, urusan dunia maupun urusan akhirat, hendaknya selalu meminta petunjuk kepada Allah dengan melakukan shalat istikharah. Karena setelah melaksanakan shalat ini, Allah membukakan pikiran seseorang dan mengarahkan agar mampu memilih sesuatu yang baik untuk dirinya terutama perihal jodoh. Selain jodoh shalat istikharah juga dapat memberikan solusi ketika kamu sedang ada masalah dalam bisnis ataupun dalam masalah kehidupan. Namun kebanyakan orang, akan melakukan shalat istikharah dengan harapan bisa segera mendapatkan jodoh sesuai dengan yang dia inginkan. Tapi kapan waktu yang baik untuk melakukan shalat istikharah? Shalat istikharah ini adalah shalat sunnah yang dapat kamu kerjakan di berbagai waktu. Lantas bagaimana tata cara untuk melakukan shalat istikharah ini? Berikut ini penjelasan mengenai tips dan tata cara melakukan shalat istikharah.
Tips Menjemput Jodoh dengan Istikharah & Doanya
Berikut Tips Menjemput Jodoh dengan Sholat Istikharah
- Istikharah dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberikan jodoh terbaik.
- Istikharah dengan hati yang bersih tanpa ada unsur kemaksiatan pada Allah SWT.
- Waktunya bebas namun lebih utama di sepertiga malam karena waktu tersebut Allah sedang turun ke langit dunia (yakni lebih dekat dengan hambaNya).
- Tidak hanya mengandalkan sholat istikharah saja tetapi kerjakan amalan wajib dan sunnah lainnya.
- Pantaskan diri dihadapan Allah SWT dan juga calon jodohmu (bila belum menemukan) bahwa kamu siap menjalani ibadah separuh agama yakni pernikahan.
- Jangan lupa iringi selalu dengan do’a dan kebaikan.
Tata Cara Sholat Istikharah
- Niat
- Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
- Membaca surat Al Fatihah
- Membaca surat dari Alquran, diutamakan Surat Al Kafirun
- Ruku’ dengan tuma’ninah
- I’tidal dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
- Membaca surat Al Fatihah
- Membaca surat dari Alquran, diutamakan Surat Al Ikhlas
- Ruku’ dengan tuma’ninah
- I’tidal dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Tahiyat akhir dengan tuma’ninah
- Salam
- Berdo’a
Do’a Setelah Sholat istikharah
Berikut ini adalah doa setelah shalat Istikharah lengkap dengan latin dan terjemahannya.
اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَاَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَاَسْئَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ فَاِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَآاَقْدِرُ وَلَآاَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللّٰهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هَذَااْلاَمْرَ(…)خَيْرٌلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ فَاقْدُرْهُ لِىْ وَيَسِّرْهُ لِىْ ثُمَّ بَارِكْ لِىْ فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَشَرٌّلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ وَعَاقِبَةِ اَمْرِىْ وَعَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّىْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْهُ لِيَ الْخَيْرَحَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِىْ بِهِ
Allaahumma inni astakhiiruka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa as aluka min fadlikal ‘aziimi fa innaka taqdiru wa laa aqdiru wa laa a’lamu wa anta ‘allaamul guyuub.
Allaahumma in kunta ta’lamu anna haadzal amro (…..) khairul lii fii diinii wa ma’aasyi faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fii hi wa in kunta ta’lamu anna haadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii wa ‘aajlihii fashrifhu ‘annii wasrifnii ‘anhu waqdurhu liyal-khaira haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bihi.
Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku memohon petunjuk dari ilmu-Mu, memohon kekuatan dari kekuasaan-Mu, dan memohon karunia-Mu yang besar, karena sesungguhnya aku tidak kuasa sedang Engkau kuasa, dan aku tidak mengetahui sedang Engkau Maha Mengetahui semua yang gaib.”
“Ya Allah jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebut keperluanya) baik bagiku, agama dan kehidupanku, maka tetapkan dan mudahkanlah ia bagiku kemudian berkatilah aku, dan jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku, bagi agama dan kehidupanku serta akibat dari urusanku, baik untuk masa sekarang maupun untuk masa mendatang, maka hindarkanlah ia dariku dan hindarkanlah pula diriku darinya, dan tetapkanlah hal yang terbaik bagiku menurut semestinya, kemudian ridhailah aku.”
Semoga bermanfaat.
class="kk-star-ratings kksr-valign-bottom kksr-align-center kksr-disabled"
data-id="102045"
data-slug="">
5
/
5
(
4
votes
)